DENGAN TAWAKKAL AMALMU TERJAMIN
Segala
sesuatu yang kita lakukan di dunia ini tidak lain adalah sebagai bentuk ibadah
jika dilakukan semata-mata karena Allah. Kita sering mendengar istilah
berpasrah diri kepada Allah atau dapat juga disebut Tawakkal, tawakkal tidak
hanya cukup dengan menyerahka apa yang terjadi, apa yang kita kerjakan kepda
Tuhan saja. Namun, tawakkal yang sempurna adalah yang di lengkapi dengan usaha
kemudian dikuatkan dengan tindakan yang nyata.
Jika
ada orang yang mengatakan bahwa ia bertawakal namun meninggalkan kewajiban
untuk berusaha, sejatinya tawakkal yang ia lakukan tidak sempurna atau telah
bengkok. Mari kita membaca hadist Rasulullah saw di bawah ini.
Dari Mu’adz bin Jabal r.a. ia
berkata aku pernah membonceng Rasulullah saw di atas himar, beliau berkata
kepada saya, “Tahukah engkau hak Allah terhadap hamban-Nya dan apa hak hamba
terhadap Allah?” saya berkata, “Allah dan Rasulnya lebih tahu” ia bersabda, hak
Allah atas hambanya ialah agar mereka menyemba-Nya dan tidak menyekutukanNya
dengan sesuatu apapun. Dan hak hamba atas Allah ialah tidak diazab selam ia
tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Saya berkata, wahai Rasulullah,
bolehkah aku memberi kabar gembira ini kepada manusia? “beliau berkata “jangan
engkau kabarkan, nanti mereka bersandar denganya.” (H.R Bukhari no 2644 dan
Muslim no. 44)
Melalui hadist diatas dapat di ambil sebuah
nasihat bahwa semua perkara yang membuat seseorang terlalu pasrah dan terlalu
bergantung kepada oranglain tanpa mau berusaha bukan termasuk seorang yang
bertawakal.tawakkal akan sangat diperlukan setiap manusia dalam keadaan apapun.
Dalam beribadahpun kita memerlukan tawakkal dan berusaha untuk melaksanakan
sebik-baiknya, hasilnya kita serahkan kepada Allah. Dalam mencari ilmu kita perlu
berusaha sekuat tenaga dan belajar
sebaik-baiknya, bagaimana hasilnya nanti Allah akan berikan yang terbaik sesuai
dengan apa yang diusahakan. Begitupun dalam bekerja berusahalah dahulu dan
mulailah meminta hasil yang terbaik dari Allah.
Allah
mempertegas mengenai pentingnya tawakkal dalam Al Quran Surat Ali Imran 160.
إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ ۖ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ ۗ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.
Pentingnya
Tawakkal juga dikemukaka oleh Fairuz Abadi yang mengatakan bahwa Tawwakal
adalah separuh agama, separuhnya adalah kembali (bertaubat). Sesunguhnya
kesempurnaan agama itu dengan meminta pertolongan dan beribadah.
Referensi
: Al Quran dan Hadist
Siti
Zumrotus Sa’adah. Apotik Rabani. Solo: Tiga Serangkai. 2016.
Penulis
Anak
Asuh Yayasan Kemaslahatan Umat Yogyakarta
Mahasiswa
Institut Agama Islam Negeri Salatiga
Semester
7
Puji
Lestari
Komentar
Posting Komentar