Sholat Hajat Sebagai Penguba Takdir
Takdir
adalah ketetapan Allah SWT yang telah di tentukan kepada makhluk-Nya sebelum diciptakan. Hal
ini sebagaimana telah termaktub dalam firmanya
Qs
Al Hadiid 22
مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي
الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ
نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Tiada suatu
bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri
melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami
menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
Seperti
yang kita ketahui dalam agama Islam, takdir dibagi menjadi dua, yaitu takdir mubram
dan takdir mua’llaq. Takdir mubram adalah takdir yang tidak
bisa di ubah, bersifat absolut contohnya pergerakan bumi. Matahari dan bulan.
Bernafasnya manusia dsb. Sedangkan takdir mua’laq adalah takdir yang bisa
diubah sifatnya relatife. Seperti kekayaan, kecerdasaan dsb.
Barangkali timbul pertanyaan dibenak
kita, jika yang terjadi di dunia ini adalah jalan cerita yang sudah ditentuan
jalan alurnya. Lantas untuk apa manusai berusaha. Lebih tepatnya kenapa Allah
SWT menyuruh kita untuk mengubah takdir kita sendiri?.toh hasil akhirnya yang
kita lakukan tetap sesuai dengan ketetapan Allah SWT. Akan tetapi yang terjadi
di kehidupan ini tidaklah demikian.
Bukankah Rasulullah saw telah
bersabda tentang bagaimana cara khusus mengubah takdirnya yakni dengan cara
berdoa disamping usaha yang telah dilakukan. Seperti sabda Rasulullah saw
“
tidak ada yang bisa mengubah qadha kecual doa dan tidak ada yang bisa menambah umur
kecuali berbuat kebaikan (H.R. Tirmidzi)”
Allah swt memaparkan dengan jelas
dalam firman-Nya bahwa doa yang dapat mengubah takdir manusia adalah doa yang
iklas dan bersunguh-sunguh.
QS.
AL- Mu’min 60.
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي
أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي
سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Dan Tuhanmu
berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.
Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan
masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".
Sholat
hajat selain sebagai media meminta pertolongan,
sholat hajat juga dikhususkan untuk meminta segala keinginan dan kebutuhan kita
kepada Allah swt sang pemberi nikmat dan Maha Kaya. Dengan demikian takdir bisa kita ubah dengan
berdoa dan berusaha.
Sujud
selain sebagai puncak tertinggi dari pada ibadah sholat, juga merupakan posisi
terbaik untuk berdoa, maka dari itu. Perbanyaklah berdoa saat kita melakukan
sujud. Rasulullah saw bersabda.
“
sedekat –dekatnya hamba dengan Tuhannya, yaitu kala ia sedang sujud. Maka
perbanyaklah doa di dalamnya. “(H.R muslim). Maka dari itu sesunguhnya Allah
swt membebaskan kepada Makhluk-Nya untuk memilih, berusaha dan berdoa. Akan tetapi
semua berjalan atas ketentuan Allah swt.
“
Penulis
Anak
Asuh Yayasan Kemaslahatan Umat Yogyakarta
Mahasiswa
Institut Agama Islam Negeri Salatiga
Semester
6
Puji
Lestari
Komentar
Posting Komentar